Saturday, June 18, 2016

Hujan

Sekarang hujan di jam dua lewat dua belas pagi ini.

Sekarang hujan dan ingatanku terpaku di hari itu.

Selasa itu hujan saat kita pertama berjumpa di tengah senja.

Siang itu juga hujan saat kau teleponku pertama kalinya.

Ingat tidak saat kita bertualang ke ujung kota? Waktu itu juga hujan.

Sewaktu anak anjingmu melahirkan, hujan juga turun deras.

Selalu ada hujan di tengah cerita kita.

Kau suka derasnya, ku suka bunyinya.



Kali ini aku memohon pada hujan  dengan khidmat, dengan penuh tekad.

Biar hujan bersedia membunuhmu;

dari ingatanku.

Untuk malam ini dan selama hujan masih sudi turun di bumi.


Cibubur, 18 Juni 2016.


No comments:

Post a Comment